Saturday, October 29, 2011

all about us

Teringat akan kata2mu beberapa waktu yang lalu..
"Mereka punya mulut, mereka berhak berpendapat, berhak mempergunakan mulut mereka seenak perut, untuk apapun ; kebohongan, omongan sampah, gosip murahan, informasi kelas bawah kampungan, bertukar fitnah...,
Namun di samping hak2 itu mereka pun berkewajiban untuk mempertanggungjawabkannya di kemudian hari...
So kenapa harus takut dan mempermasalahkan itu?
Toh kita juga punya kuping, kita berhak mempergunakannya, termasuk menutupnya rapat2 agar tak perlu mendengar suara2 b*lls**tt itu. Agar tak perlu dipusingkan 'all the d*mn things' itu"

Dear God,
Untuk yang kesekian kalinya izinkan aku berucap syukur atas pemberianMu ini.
Kau berikan dia padaku, agar kini aku lebih membuka mata, melihat 'dunia luar', mempelajari banyak hal bersama2, memberitahu mana yang perlu dan ga perlu didengar, mana yang harus dilihat, topik apa yang menarik untuk didiskusikan, mana yang asyik untuk diperdebatkan, sampai konflik yang harus dituntaskan (kadang aku menikmati 'berkonflik dengannya karena dia 'membebaskan'ku berargumen tanpa takut akan punishment karena salah.... maaf ya ayah...)

Terlepas dari 'terlambat' atau tidak kita dipertemukan, at least aku tetap amat sangat bersyukur, pernah menemukan, mengenal dan memilikimu...

I love you, more n more, every single day...

Teringat kembali saat pertama kita dipertemukan.
Dengan segala kerapuhanku, kemarahanku, dendam membabibuta, kesedihan tanpa ujung, penyesalan tak berdasar, airmata tak berkesudahan, ketakutan berlebihan, borok yang disembunyikan, teriakan tanpa suara, luka yang tak kunjung sembuh semenjak satu dasawarsa silam, penyakit hati hampir tanpa harapan sembuh,.....
Kau juga, membawa berjuta kisah sedih, kecewa, dan airmata...
Tapi kau juga membawa tawa, penghiburan, dan 'obat' yang berupa 'telinga' dan 'hati'...

Seperti dua atau lebih unsur kimia yang bereaksi, direduksi, dioksidasi, dilebur, atau apalah namanya.
Entah bagaimana prosesnya, mana yang dilebur, mana yang direduksi, mana yang dioksidasi, namun yang pasti proses itu berlangsung dan terus berlangsung hingga kini,...
Dan sekarang, 'logam' mulia itu tersimpan rapi di tempat yang tak terjamah oleh siapapun.
Meminjam istilah suamiku...
THE MOST VALUABLE TREASURE

Teringat lagi, hari itu...
Berburu buku untuk menggenapi mahar, sejumlah 13, sesuai tanggal lahirku (sebenarnya mau 1981 buku, Yah, sesuai tahun lahirku... Tapi... Mereka gak jual buku bagus sebanyak itu... Ya kan Yah? Ya kan???????).
Sempat tersendat karena harga buku2 itu...
Tapi Maha Besar Allah.
Mas dari Gagas Media itu (sampai saat aku menulis ini, mas itu masih stay di Masjid Shiratal Mustaqim Tanjung untuk Pameran bukunya) memberikan diskon ketika tahu buku2 yang kami inginkan itu untuk mahar..........
Makasih ya Mas...
Berkah Allah tercurah atasmu...

"Mengingat masa2 indah pada saat menghadapi masa sulit. Menjadikan kasih sebagai pondasi keluarga. Mengandalkan Allah saat menghadapi masalah"
Demikian sms dari seorang teman, Wilston Jati, untuk suamiku...
So many thanks, Bang Dave...

"Adeeku, mysmply wife... Pada airmatamu yang meleleh kusemayamkan sebuah doa yang begitu sederhana, semoga kita bisa bersabar dengan keadaan ini dan sebisa mungkin kita tetapkan hati untuk berjalan meski pelan... Missyousomuch..."
Salah satu sms suamiku...

Semoga kita bisa ya Yah...

It's not about you at all.
It's not about me at all.
It's all abous us now.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...