Wednesday, November 02, 2011

tak henti bertanya
kapan aku bisa memelukmu tanpa
khawatir akan detak jam dinding
akan waktu yang terus melaju tanpa bisa kuhentikan

aku benci ketika mengetahui
kau baik-baik saja ketika jauh dariku
sementara aku merindui
aku benci ketika kau bilang padaku
agar bersabar
dan berdamai dengan waktu
sementara aku sesak di dada

ah perasaan macam apa pula ini??

aku marah ketika kau tak bisa menerima
ketika aku menghendaki hendakku
ketika aku menginginkan inginku
ketika aku beralasan alasanku
bahwa sebenarnya aku ingin bersamamu
aku bisa, tapi aku tidak mau tidak bersamamu
aku tidak ingin begitu, seperti maumu

aku baik-baik saja, percayalah
ada di sekitarmu, membuatku yakin
aku bisa berdiri...

2 comments:

  1. reading my eyes.../kepada sang waktu aku bergerak menuju kearah lembutnya pipimu/dibakar rindu yang tiada berkesudahan,membiru!
    kepada pipimu yang ranum mampu mendenyutkan rasa rindu/lalu berdamai dengan sang waktu...mau tak mau....
    (loveyourpoetry 'n thanx u sayang)

    ReplyDelete
  2. subhanallah...
    kata-kata itu akan selalu
    :-)

    ReplyDelete

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...