Thursday, December 22, 2011

Mulai Sekarang, Mulai dari Yang Kecil...:)


Seminggu kemarin disibukkan dengan sakitnya dua buah hati saya. Yah, maklumlah, lagi musim pancaroba begini memang harus ekstra hati-hati dalam hal makanan maupun udara luar yang disinyalir gampang mengantarkan penyakit. Saya dan suami juga sedang gencar-gencarnya melakukan gerakan anti bahan kimiawi di rumah. Mulai dari bahan-bahan dapur sampai obat-obatan. Mengapa?

Akhir-akhir ini sedang dihujani berbagai macam kabar berita. Berbagai macam link dishare oleh banyak teman dari dunia maya. Juga berita dari berbagai koran/tabloid. Milis yang kuikuti. Jejaring sosial. Dari banyak sekali sumber terpercaya.

Sebagai contoh, obat. Hmm, kenapa pula dengan obat. Padahal kami bukan pasangan yang sembarangan dalam pemberian obat buat anak, mesti dari resep dokter atau mantri, yah pokoknya yang berkompeten dalam hal kesehatan lah. Yah,itu dulu, sebelum akhir-akhir ini terbit berbagai kontroversi pemakaian obat-obatan dan efek samping yang bisa terjadi setelahnya. Mulai dari pemberian puyer yang diketahui dari daftar obat serta dosis yang sebenarnya gak perlu diberikan pada anak (namun akhirnya diberikan juga demi ‘percepatan kesembuhan’ si pasien) sampai proses peracikannya yang disinyalir dilakukan gak sesuai dengan protokol (mulai dari proses pembagian ke kantong-kantong obat sampai kesterilan alat-alat yang digunakan).

Kemudian antibiotik, yang pasti diberikan oleh sebagian besar dokter. Padahal sebenarnya gak semua penyakit bisa dihalau oleh antibiotik loh! Tahukah anda bahwa pilek, flu, sebagian besar radang tenggorokan dan bronkhitis disebabkan oleh virus? Dan tahukah juga anda bahwa antibiotik tidak membantu melawan virus?

Ya, benar lho. Malahan, meminum antibiotik ketika anda atau anak terserang virus bisa lebih banyak dampak buruknya daripada baiknya. Meminum antibiotik ketika anak tidak memerlukannya dapat meningkatkan resiko terkena infeksi di masa yang akan datang yang mana infeksi ini justru tidak mempan dilawan dengan antibiotik.

Untuk lengkapnya, baca postingan saya perihal antibiotik di blog ini yaak...heheh...

Terkadang yang terjadi tuh malah si pasien yang sok-sokan minta dikasih antibiotik lah, obat yang paling paten lah, biar cepat sembuh. Oke oke, memang gak sepenuhnya salah si dokter, lha si pasien maunya cepat sembuh, jadilah si dokter kasih obat seabrek-abrek, dengan harga yang selangit pula. Whuuuuzzh, sakit sembuh dalam hitungan jam. Sampai sekarang masih wondering, ada dokter spesialis anak yang pro RUM di kabupaten saya. RUM itu artinya Rational Use of Medicine, yang artinya penggunaan obat yang tepat guna. Jadi bukannya gak ngasih obat sama sekali sih... Kalo ke dokter gak dikasih obat, berarti penyakitnya disebabkan oleh virus, dan belom perlu obat.

Disini kita sebagai pasien juga perlu tau kapan kita perlu obat, kapan kita gak perlu obat. Jadi seandainya kita ketemu dengan dokter yang kita gak tau apakah dokter ini RUM atau gak, paling gak kita punya basis untuk berdiskusi dengan dokter itu.

Kayaknya masih jauh deh. Lha nyari dokter yang pro ASI aja susah...*putus asa*

Kami juga sebenarnya dulu termasuk dalam golongan si pasien soktoy itu tadi…*nutup muka pake mouse*. Pokoknya minta obat yang paling te o pe dah, gak peduli harganya mahal, yang penting bisa cepet sembuh, aman dan terkendali, juga suka menabung #eeh…

Tapi alhamdulillah. Berkat keisengan saya browsing, nemulah saya milis kesehaatan yang isinya para ibu-ibu rumpi kayak saya, lengkap dengan dokter sebagai narasumber terpercaya. Ahhh, ternyata saya telah banyak melakukan kesalahan di masa lalu sehubungan dengan obat-obatan itu!*mata berkaca-kaca* maafkan mama ya Nak…:’(

Dan sadarlah saya dan suami,bahwa gak semua sakit itu perlu obat! Kadang apa yang kita sebut sakit itu bisa menjadi peningkat sistem imun dan mekanisme tubuh lho dalam memerangi penyakit. Sebagai contoh : demam. Demam itu sebenarnya sistem tubuh yang menaikkan suhunya dalam rangka melumpuhkan virus! 

Lalu batuk dan pilek. Sebenernya batuk itu intinya mengeluarkan lendir di tenggorokan kan? Bersin juga, prinsipnya mengeluarkan lendir dari hidung.nah lho, sebenernya tubuh manusia tu sudah dibekali sistem imun yang hebat! Yang harus kita lakukan hanyalah memudahkan kerja si sistem tadi aja… misalnya kalo pas demam,yang seharusnya dilakukan adalah membuat si anak nyaman dengan naiknya suhu tubuhnya tadi, dengan cara kompres air hangat, minum banyak air putih, madu, dan tidur. That’s it!

Seperti halnya seminggu kemaren digempur dengan demam anak-anak saya. Awalnya panik. pasti. Dan itu wajaaar banget. manusiawi. Orang tua mana yang gak panik ketika anaknya sakit? Orang tua mana yang gak ingin anaknya cepat sembuh,melihat kembali senyumnya, mendengar lagi celotehannya? Tapi saya dan suami berusaha tenang. Berusaha melupakan stok obat sisa beberapa bulan lalu di kulkas. Berusaha menanamkan dalam pikiran,mereka gak butuh obat, mereka cuman butuh pelukan orangtuanya, dan sedikit sentuhan pijetan saya. Dan itulah yang saya dan suami lakukan. Memeluk,menggendong, memijat, kasih kompres  air hangat dan minum madu. Oya,buat si adik, saya spesial gempur si virus pake ASI (the best liquid for baby)! That’s it…:) padahal waktu itu demam si kakak mencapai 38 C! begitu pula dengan adiknya.

Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah berisik lagi…:D

Then, bicara tentang bahan kimiawi lain. Oke,mumpung saya lagi cerewet nii, saya pengen nulis curcol sehubungan dengan hal-hal ‘jahat’ si kimiawi pembunuh itu.

 Banyak hal yang sempat membuat saya terkaget-kaget tak percaya. Mungkin anda sudah pernah dengar tentang freemasonry. Belum pernah dengar? Saya juga baru dengar baru-baru ini. Pertama dari suami. Kemudian diperkuat oleh berita-berita dari situs-situs Islam terpercaya.  Mendengarnya membuat saya bergidik ngeri. Saya sangka konspirasi-konspirasi jahat sebangsa mereka hanya ada di film-film superhero. Ingin menguasai dunia. ingin merajai seluruh umat. Ingin menjadi bangsa terakhir di muka bumi.

Kalau di film superhero, biasanya mereka menggunakan senjata-senjata paling mutakhir, bom paling mematikan yang punya daya ledak luas, atau senjata pemusnah massal yang pernah didengung-dengungkan dimiliki oleh SaddamHussein yang kemudian samasekali gak terbukti!

Dalam kasus ini, kaum tersebut gak pake senjata. Lalu pake apa? Mereka pake semua hal yang kita pake. Maksudnya gimana tuh? Bingung? Sama, saya juga bingung awalnya. Lalu pelan-pelan suami saya mencoba menjelaskan. Reaksi saya? Mulai dari mangap kayak sapi ompong, sampai speechless gak bisa bersuara saking gak percaya.

Media. Ya, mereka pake media. Seberani itu? Ya! Pernah dengar orang bilang, kalau kau ingin agar misi rahasiamu tak terbongkar dan gagal, taruhlah rahasia itu di tengah-tengah orang banyak! Pernahkah kau menemukan lambang segitiga bermata satu? Saya yakin pernah. Buat pecinta film kartun, lambang itu terpatri di salah satu produk mereka : Spongebob Squarepants (saya sempat tepok jidat..secarra spongebob kan acara kartun favorit anakanak saya!).  Juga di berbagai lembaran uang kertas. Di majalah. Di iklan. Banyak. Lambang piramid serupa itu bisa dengan mudah kita temukan di manapun kok. Hebat ya mereka? Hebat taktiknya maksudnya.

Berikutnya ada diprogram KB. Tahukah anda, pencetus program tersebut adalah orang-orang freemason? Saya juga baru tahu lhoh! Ya, prinsipnya kan misi mereka adalah mengurangi jumlah populasi di muka bumi. Istilah kerennya : Depopulation program. KB salah satu jalan cerdas. Apa lagi? Vaksinasi. Vaksinansi yang selalu kita (apalagi saya sebagai ibu rumah tangga yang punya 3 anakkecil) percaya bisa menangkis segala macam penyakit, kabarnya juga dibuat oleh mereka dari bahan-bahan berbahaya dan menjijikkan, dalam rangka membuat si penerima vaksin tadi lemah secara mental, rusak syaraf dan gampang terjangkit penyakit. Astaghfirullah. Jahatnyaaa….:’( namun saya sebagai manusia beragama menyakini, Allah tidak semudah itu membiarkan umatNya kalah oleh kelicikan manusia-manusia kufur itu. Allah telah membekali umatNya dengan akal budi dan pengetahuan. Dan yang saya yakini, bahwasanya Allah akan selalu memelihara umatNya yang dalam keadaan tidak tahu. Ketiga anak saya yang tak luput dari vaksinasi itu pun saya serahkan sepenuhnya kepada penjagaan Sang Maha Besar. insyaAllah, mereka, juga anak-anak kita semua, membawa malaikat pelindungnya masing-masing…:)

Berikutnya, virus. Virus-virus yang akhir-akhir ini beredar dan berhasil membunuh banyak jiwa. Virus flu burung. Flu babi. Ebola. Kanker. Antraks. HIV/AIDS. Virus yang jauh sebelum kita dilahirkan tak pernah ada, namun timbul tiba-tiba menyerang umat manusia tanpa ampun, tanpa mengenal umur dan gender. Wahhh, semakin speechless lah saya mendengarnya.betapa mereka telah merancang sedemikian rapi misi pemusnahan manusia ini! Bahkan konon HIV/AIDS memang dirancang untuk memusnahkan etnis asli Afrika!

Berikutnya, berbagai macam bahan makanan dan banyak tambahannya. MSG. Pemanis buatan Aspartame yang konon merupakan hasil konspirasi freemason dengan pihak gedung putih. Dan saya gak usah menjelaskan di sini akan bahaya bahan-bahan tadi, karena sudah jelas dampaknya buat kesehatan, bukan?

Satu lagi. Produk berbahan dasar gluten. Yang banyak beredar di masyarakat luas, biasanya berupa produk pasta/mieinstant! Apa sebenarnya gluten itu? Gluten sependek pengetahuan saya adalah semacam protein yang terkandung dalam setiapmakanan yang mengandung terigu. Sebenarnya gluten jika dikonsumsi dalam batas wajar, tidakakan menimbulkan dampak parah pada konsumennya. Namun pada kasus tertentu, gluten bisa membuat alergi, terlebih jika dikonsumsi berlebihan. Mulai dari sekedar gatal-gatal, sampai pada kasus intoleransi, gluten menyerang usus halus sampai harus dipotong ususnya! Selain gluten, mie instant jua mengandung zat berbahaya lainnya. Ya itu tadi, MSG, yang oleh produsen namanya disamarkan, tetapi tetaplah bahan dasarnya MSG (biasanya mereka pake nama Natrium glutamat, Penambah perisa, kode-kode yang gak jelas seperti EU:E621 atau HS: 29224220. Itu kode perisa apa nomer togel yaaak?)!

Balik lagi ke misi freemason yang konon disebut sebagai Depopulation Program yang memang sudah terkonsep dengan begitu rapinya. Ini semua adalah tentang seleksi alam. Siapa yang kuat, dia akan survive dan berhasil beranak pinak. Siapa yang lemah dan miskin akan semakin terdesak dan cacat,dan lama-lama akan mati dan punah…

Sepanjang ini saya memang masih belum bisa mencernanya dengan sangat baik. Shocked. Tapi memang nyata terjadi. Saya yang hanya seorang ibu rumah tangga jelas khawatir akan masa depan anak-anak saya kelak…
Belum lagi perihal kabar produk yang diproduksi oleh klan yahudi. Mulai dari gadget sampai produk makanan. Mereka menguasai hampir seluruh sendi perdagangan! Mulai dari yang paling canggih seperti processor dan motherboard komputer. Handphone. Elektronik. Sampai ke produk susu. Keju. Snack. Oh my… lalu, kita umat muslim harus bagaimana? Harus kita beri makan apa anak-anak kita agar tak terkontaminasi hal-hal jahat itu? Aduh, benar-benar ancaman yang samasekali gak bisa dianggap remeh buat kaum muslim!

Sepanjang ini, saya hanya bisa menarik nafas masygul. Namun tak lantas menyerah…

Masih banyak juga kok produk non yahudi. masih banyak produk non freemason. Dimulai dari diri sendiri di keluarga kita… stop penggunaan MSG. pemanis buatan. Produk susu merk tertentu. Keju merk tertentu. Softdrink merk tertentu. Kosmetik merk tertentu. Snack dan biskuit anak merk tertentu. Makanan instant. Junkfood. Fastfood. Jauhi.

Kita masih punya nasi. Masih punya sayur segar. Masih bisa makan ikan yang masih segar pula. Untuk bayi kita punya ASI yang subhanallah sama sekali tak bisa tergantikan dan terkalahkan oleh produk mahal apapun di belahan dunia manapun! Masih punya susu merk lokal. Kita masih punya keju merk lokal, kita masih punya biskuit buatan sendiri. insyaAllah, masih banyak produk substitusi sebagai pengganti produk mereka….!

Ayo mulai sekarang. Mulai dari keluarga kecil kita. Seperti yang selama ini kami tanamkan pada anak-anak. Pernah suatu kali si kakak tanya, 'Ma, kenapa sekarang Reza gak boleh beli biskuit itu? Kok mama gak pernah lagi beli susu merk anu?' maka dengan tenang saya menjawab, 'Bisa sih kita beli itu. Tapi apa Reza mau, kalau uang yang kita pake untuk beli merk itu, dipake oleh kaum mereka untuk memerangi kaum muslimin? satu bungkus biskuit itu, sama dengan satu peluru yang melukai dan mematikan saudara muslim kita di daerah konflik. Nah,sekarang mama tanya, Reza masih mau beli biskuit itu?' jawabannya cuman geleng-geleng Reza. 'Kalo gitu ntar Reza kasih tau ke temen-temen deh ma....' alhamdulillah...:)

Menukil kata-kata suamiku; kita memang gak bisa jihad dalam hal ikut berperang melawan Israel dan kaum yahudi. Namun apa yang kita lakukan ini di keluarga kecil kita ini, dengan gak pake produksi mereka, dengan membiasakan anak-anak makan makanan home made, dengan ajakan dan peringatan semacam ini, bisa disamakan dengan jihad kok. Dampaknya memang pelan, namun insyaAllah, pasti berhasil!

Ohya. Pernah dengar HAARP??!

Hmm…
Saya merekomendasikan sebuah novel. Bukan iklan, bukan promosi. namun sekedar berbagi informasi untuk kebaikan. Codex, karya Rizki Ridyasmara…:)

No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...