Tuesday, May 29, 2012

ketika aku lupa, maka ingatkan aku



Ada beberapa hal yang tidak, ah, maksudku belum bisa kumengerti.
Mungkin aku pernah ada di dalamnya, namun aku sudah lupa seperti apa rasanya.

Ketika orang-orang sibuk mengamati angka-angka di penanggalan.
Ketika orang-orang panik dengan jarum jam yang terus bergerak.
Ketika angka bermata uang bisa begitu berkuasa menciutkan nurani.

Adalah ketika lupa darimana asalnya oksigen di paru-paru.
Adalah ketika bisa mendengar namun lupa bagaimana caranya peduli.
Adalah ketika lupa cara memeluk merayu dan mendengarkan detak jantung orang yang menyayangi.
Ketika lupa kapan terakhir berucap cinta dan terimakasih kepada pasangan.

Dan ketika aku lupa, maka tolong ingatkanlah aku....



فَتَبَسَّمَ ضَا حِكًا  مِنْ قَوْ لِهاَ وَقَالَ رَبِ أَوْزِعْنِيْ أَنْ أَ شْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْ أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَصَلِحًا تَرْ 
ضَىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِباَ دِكَ الصَّلِحِيْنَ.




Maka Dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) Perkataan semut itu. dan Dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". 
(An-Naml-19)





gambar diambil dari sini

2 comments:

  1. Insya Allah aku kan selalu mengingatkanmu namun ketika aku alpa tolong jua ingatkan ya syng...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. insyaAllah abangkuu...keep holding on us...

      Delete

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...