Monday, October 15, 2012

Sementara itu di dunia maya...




Menyadari betapa dunia maya tak selalu memberikan manfaat, terkadang yang ada malah mudharat dan permusuhan. Mengapa tiba-tiba saya menuliskan ini, gan?


Oke, jadi ceritanya saya baru saja menyaksikan betapa dua kubu berbeda di dunia maya yang sedang bertikai, dan jujur gan, bikin hati teriris miris. Bukan karena saya pro dengan salah satu kubu, atau karena saya pun pernah tersesat seperti orang-orang di kubu berseberangan itu.

Teringat percakapan dengan Ustadz guru ngaji keluarga kami semalam. Islam itu agama kuat. Tak mudah goyah karena kekuasaan. Tak gampang jatuh karena kemiskinan. Tak lantas keok diserang musuh. Semakin kuat ketika diterpa bencana. Jadi jangan pernah takut Islam itu hancur, ujar beliau.

Hanya satu yang membuat agama kita ini lemah. Yaitu fitnah yang memicu adu domba ummatnya. Naudzubillah… ya, saya bisa melihatnya sekarang. Betapa kedua kubu yang bertikai di dunia maya ini mayoritas beragama Islam, dan mayoritas pula mereka orang-orang pandai yang berilmu tak sedikit. Namun mengapa aroma kebencian dan permusuhan begitu kuat di situ? 

Saya hanya bergidik membaca kata demi kata, kalimat demi kalimat yang terlontar dari jempol mereka, jahatnya fitnah yang saling dilemparkan, kerasnya makian yang terucap, dan dalam hampir setiap statement,  mereka membawa namaMu ya Allah…

Sampai kapan ini akan berlangsung? Sedih saya melihatnya. Terlepas dari siapa yang benar siapa yang salah, saya tak ingin dan tak suka menyaksikan ini. Bagaimana kelak anak-anak kita ketika mengetahui orangtua mereka memendam kebencian yang amat sangat pada saudara seimannya sendiri?

Ingin saya memaki kepada konspirator di balik semua ini. Ingin saya berteriak di depan wajah sang sutradara di balik skenario raksasa ini. Ingin saya berkata padanya : Well done, Sir. Tapi agama ini terlalu kuat untuk kau hancurkan dengan fitnah kejammu!

“Keberadaan mereka memang niscaya, Mbak… Allah sudah mengatur semua ini. Karenanya jangan pernah takut apalagi mundur dalam dakwah, sampaikanlah sekecil apapun kebenaran…” pesan Pak Ustadz. 
“ Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. … “(QS.An-Nahl(16):90).
Lihatlah, betapa Islam itu agama sempurna yang indah, karena ia adalah rahmatan lil alamin atau keamanan dan ketenangan bagi alam semesta. Lalu mengapa kebencian mengeruhkannya? Mengapa?
 
 “ Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS.Ar-Ruum(30):30).
 “Maka dari itu, bersabarlah dan terus berdoa…  Pertebal iman dan ibadah. Agama ini sedang dalam ujian. Begitu banyak yang takut akan kejayaan umat kita. Begitu besar skenario yang mereka rancang untuk mencoba mengalahkan kita…” pungkas beliau ketika saya bertanya lagi perihal fitnah teroris dan segala macam bentuk ajaran sesat yang marak akhir-akhir ini. 

“Allahumma inni a’udzuubika adabi jahannam,wamin adabil qobri,wamin fitnahtil mahya walmamati, wamin syahri fitnahtil mashihid dajjal.”

" Ya Allah,sesungguhnya aku berlindung kepada-MU dari siksa jahannam,dan dari siksa kubur,dan dari fitnah hidup dan matiku,dan dari kejahatan fitnah almasih dajjal ( pemelihara dusta)."

Dan ya, perseteruan itu mungkin memang akan selalu ada. Lalu apa?
Berfikir, berprasangka baik, lalu tawadhu'. Mungkin... Dan hanya itu kemungkinan yang ada yang bisa kita lakukan sementara ini...

Wallahu a'lam bishawab...

gambar diambil dari sini dan sini

2 comments:

  1. ih ngeri ya ji. dunia maya memang bisa jadi boomerang kalau ngga pinter2 mengelolanya.

    Btw puji, warna blognya bikin ngantuk , heheheh, mungkin warna hurufnya diganti jeung, biar kelihatan kontras

    ReplyDelete
    Replies
    1. huwwaa baru baca ni Wind, komen ente. keknya kemasuk ke spam deh, hihi... maafkan dakuh...
      iya wind, bener. makanya ini refleksi buat ane juga sih, biar gak sembarangan berkata-kata lagi di dunmay, krn apa yang kita tulis dan ucapkan, kelak akan dipertanggungjawabkan. bukan begitu mommi?

      kalo yang ini, masih bikin ngantuk gak Wind?

      Delete

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...