Monday, October 15, 2012

Well, again, I’m sorry girls.. I never meant to…


Ya, beginilah setiap hari-mu Nak. Menemani mama mengumpulkan pundi yang tak seberapa di cozy, sambil main, nulis-nulis, gambar, maem, akhirnya tertidur, terbangun, dan tertidur lagi di sini. Gak seperti anak-anak pada umumnya ya Nak? 


Yang main di rumah adem nan nyaman, dengan segunung mainan dan setumpuk kaset DVD kartun.dengan mama yang seharian di dapur berkutat dengan resep masakan baru untukmu, sekira kamu tidak bosan dengan makanan yang itu-itu saja.

Sedang makananmu? Sederhana adanya. Seperti hari ini, kamu berdua makan nasi dengan lauk gulai telur yang mama masak kemarin sore, untuk makan malam semalam, dan mama hangatkan lagi untuk sarapanmu pagi ini, Nak. Entah gizinya masih ada atau sudah larut terbawa anyep semaleman di kulkas. Yang pasti kamu menyukainya. Harus! Karena gak ada pilihan lain aja ya Nak. Hehe.




Sejenak takjub pada sederet teman-teman di friendlist FB-ku yang begitu antusias mencoba resep-resep aneh baru full gizi demi memancing nafsu makan dan berat badan anak-anaknya. Ah, kapan mama bisa seperti itu (lagi), nak?



Kalau suatu hari kau tak suka dan menyesal akan keadaan ini, maafkan mama, Nak. Maafkan mama atas segala kesederhanaan ini. Atas segala keterbatasan mama ini.


 Well, again, i’m sorry girls.. I never meant to…

Then I know that you know, cinta mama tak terbatas. Lihat saja...:-)

2 comments:

  1. Subhanallah... Kesederhanaan yang indah, mba. selama Mama ada di samping ananda, semua kesederhanaan itu akan terasa bak megahnya kenyamanan istana. Semangat mam

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah, begitulah, sampai sekarang belum ada yang (berani) komplain, mbak... hehehe...:D

      Delete

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...