Sunday, March 24, 2013

Fabiayyii ‘alaa-i rabbikumaa tukadzdziban...












Seperti biasa, menyapa pagi seperti pagi-pagi sebelumnya.
Terlihat sama memang, tapi sudah tersulam cerita tanpa direncana.

Menapakkan sejejak demi sejejak, menerima apa yang hidup berikan, lakon demi lakon diperani.
Ya, dan aku masih di sini. Dengan segala cerita milikku.
Ya, aku masih bernafas.
Aku masih bisa mengisi paru-paruku dengan oksigenMu, Allah.


taken from : here







No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...