Sunday, March 03, 2013

(yang kau sebut) sahabat




Pernah di suatu masa, ikrar sahabat teruntai, terlihat bagus memang, tapi (sepertinya) terkesan lebay. 



Kupikir mungkin memang harus seperti itu. Agar selalu terjaga rajutannya.
Namun semua terpatahkan. Menjadi sahabat memang tak semudah berikrar kosong, harus melewati berbagai uji untuk kelayakan label 'sahabat'.

Ya, ADA dalam suka dan duka. Itulah yang sulit.

Semoga ADAku dulu untukmu memiliki arti.
Karena ADAmu untukku dulu pun tak ternilai.
Terbanglah tinggi. Tak perlu kembali untuk sampaikan sesal.
Aku tak perlu itu. Baik-baiklah di sana.

Allah bersamamu sedekat kau mendekatiNya. 
Allah menuntunmu semesra kau memelukNya.






gambar dipinjam dari sini dan sini

No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...