Sunday, March 03, 2013

(tampak seperti) korban


Jadi berhentilah menganggap dirimu adalah korban. Kau jauh lebih beruntung daripada mereka yang benar-benar korban. Bahkan mereka para korban pun seringkali tak sudi dicap sebagai korban.



Kau punya yang para korban itu tak punya. Setidaknya kau pernah punya, teman. Dan sepertinya kau memang masih punya. Apa lagi?


Kau hanya ingin membelokkan bidukmu, atau malah ingin berganti biduk?

Ah, kau terlalu tinggi mengkhayal. Tak mengapa sesekali berekspektasi, teman, namun tetaplah berdiri di koridor kemampuan. Tak perlu bermimpi memeluk gunung yang bahkan pundakmu tak ada sepersekian-nya. Tak perlu bermimpi menginjakkan kaki di bulan, kalau untuk melangkah dan bergerak maju saja kau amat berat. Tak perlu bermimpi menangkap peri khayangan kalau untuk membuka mata dan telinga untuk sekelilingmu saja kau tak bersedia. Kau mencoba memikat sesiapapun yang kau temukan di tengah perjalanan ‘minggat’mu dengan cerita duka dan airmata (buaya)mu.

Kau mencoba mengubah caramu berbicara dan berjalan agar tampak seperti orang asing yang mengagumkan. Namun pada akhirnya ketika kau tak dapat meraihnya, kau terdiam menghimpun kenyataan yang berseliweran dan menyambungnya bak puzzle. Tapi kau tetap keukeuh, bandel, bodoh. Bahkan untuk mencernanya pun kau tak ma(mp)u.

Maka berhentilah berakting seakan kau korban. Tak ada yang akan mau mendengarmu!
gambar dipinjam dari sini

No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...