Tuesday, June 11, 2013

journey #part1


Akhir April kemarin kami mengadakan trip Kalimantan-Jawa. Tanpa kakak Reza kali ini :’( si kakak gak bisa ikut karena jadwal di pondok pesantrennya gak memungkinkan dia ikut untuk sekedar takziah ke makam Mbah Kakungnya yang baru meninggal. Awalnya rada ngambek, yah biasa, anak usia sekakak memang gampang labil. Saya dan ayahnya sih bisa aja, mengadakan perjalanan ini tanpa bilang ke kakak, toh dia juga gak bakalan tahu kami pergi, kan dia mondok. Tapi suami dan saya berpegang pada prinsip “perlakukan anak seperti orang dewasa, dengan sendirinya dia akan berpikir dewasa”.

Alhamdulillah akhirnya dia bisa mengerti, dan melepas kepergian kami dengan senyum.


Saya paling suka liburan. Lagian siapa sih yang gak suka jalan-jalan..hehe..
Salah satu bagian yang paling saya suka dari perjalanan itu adalah mengumpulkan dokumentasi di sepanjang perjalanan. Mulai dari tiket sampai perfotoan. Yah, biarpun pakenya kamera HP, insyaAllah masih bisa dinikmati anak cucu kelak *ealaaah... Mungkin biar jadi cerita di kemudian hari, yah, karena cerita tanpa bukti itu sama dengan hoax…:D

Kali ini saya pengen posting koleksi dokumentasi sepanjang perjalanan dulu ya. Mulai dari tiket kereta api Surabaya-Semarang, Semarang-Jakarta, tiket busway sampai tiket masuk ke museum Fatahillah (yang ini kerjaan suami saya, katanya tanpa foto tiket, hoax banget, padahal udah ada foto-foto narsis kita di areal museum ituh!) Kalau tiket pesawatnya saya gak sempat dokumentasikan, keburu kumal.


Tiket Busway


Tiket masuk ke museum Fatahillah




Tiket KA Argo Muria dari Tawang Semarang - Gambir Jakarta






Tiket KA Harina Pasar Turi Surabaya - Tawang Semarang

Nah, yang di atas, dokumentasi per-tiket-an. Berikutnya lanjut dokumentasi selayang pandang sepanjang perjalanan. Cekidot...


Ini view dari dalam pesawat. Saya fotonya pake kamera HP, tapi catet yaa, saya pake flight mode, dan setelah satu jepretan ini HP langsung saya off, sebelum saya ditendang ama mbak pramugari dan seisi pesawat. lowbat juga sih soalnya :D


Ini kereta bisnis Harina, dari Surabaya-Semarang. Awalnya kita kira kereta bisnis sama dengan eksekutif dari segi AC, ternyata oh ternyata beneran AC, bok, Angin Cepoi-cepoi dari kipas angin yang di atas itu loh... Tapi not so bad, udah gitu kan cuma 4 jam saja, gak lama-lama banget. Dan istimewanya di KA ini kita bisa nemu penjual-penjual minuman dan makanan yang hilir mudik kalo pas KA berhenti di setiap stasiun, dan ini gak bisa kita jumpai kalo kita naik kelas eksekutif.

"Yang dingin... yang dingin... Akuakuakuamijooon... Yang anget yang anget, nasi angeet..."


View dari jendela Harina, bagus banget, karena ini udah menjelang sore, sinarnya kekuningan.


kakak Lubna enjoying the view



Jingga dan ayah sibuk baca koran, gak pusing tuh?


Stasiun Lamongan



kalo yang ini stasiun Tawang Semarang, bagus yah, bangunan tua dan artistiknya tetap dipertahankan...


Kereta eksekutif Argo Muria, kali ini kami memutuskan pake eksekutif, trip lumayan panjang, 6 jam, kasian anak-anak (dan saya) soale kalo kita pake KA bisnis... *sombong*


Tuh kan interiornya oke banjeet... bersih dan mirip-mirip kabin pesawat gitu yah? adem, udah gitu di setiap baris kursi ada colokan buat ngecharge HP loh...*udik is in the air*






Naah bagian ini saya paling suka : pemandangan pesisir pantai dari kereta api. Apalagi kami memilih trip sore-malam, alhamdulillah dapet view sunset cantik ini!







Menjelang pertengahan trip, malam, semua pada tepar...

Okeh, sampe sini dulu cerita gaje aka narsis saya kali ini. Ini baru episode pertama lho. episode berikut saya akan posting tempat-tempat yang kami kunjungi lengkap dengan reportase foto-foto. So, don't miss it. Insya Allah. Kalo pas mood, eeehehe...

No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...