Wednesday, June 19, 2013

Cerita Untuk Semesta : Skenario Allah itu memang selalu luar biasa, nak!


Sabtu, 15 Juni 2013





Assalamualaikum, anak mama…

Mama ngetik ini sembari nunggu proofingan adonan donat kentang pesanan kakak-kakakmu. Lumayan ada waktu sekitar satu jam-an lah. Daripada gegoleran gak jelas, mama ngobrol sama kamu aja ya nak….


Akhir-akhir ini banyak sekali yang keluarga (yang beberapa di antaranya berhasil) kita lalui, nak, beberapa di antaranya perihal mudiknya kita ke Semarang, keluarnya ayah dari perusahaan pertambangan yang sedang kolaps itu, menjalankan usaha dagang milik kita yang sempat tersendat-sendat di waktu yang lalu, dan sekarang kita sedang merencanakan sedikit renovasi toko dan rumah, insyaAllah.

Sedikit tentang mudik kita kemarin, mama hanya ingin bilang, mama dan ayahmu sangat bersyukur, nak. Kenapa? Entah apakah ini karena mama membawamu serta di dalam rahim mama maka kebaikan selalu menangkup kita, atau memang karena ini berkat doa-doa yang tak berhenti mengalir dari orang-orang di sekeliling kita, atau kolaborasi antara keduanya. Semenjak awal keberangkatan, Allah tak henti memberikan kemudahan demi kemudahan untuk keluarga kita, nak. Berupa orang-orang baik yang tak henti kita temui, jalan keluar dari beberapa masalah yang tak terduga, sampai kemudahan berupa fasilitas-fasilitas keren.

Ya, meminjam kata-kata tante Yunca, skenario Allah memang keren, nak.

Om Joko Wiranto; yang sekarang jadi bosnya ayah di usaha travelnya, yang memberikan kemudahan berupa tiket murah dan travel Tanjung-Banjarmasin yang sangat nyaman dan keren.

Surabaya!

Pasangan keren Om Joko Susilo dan Tante Ari di Surabaya yang menyediakan rumah kerennya untuk keluarga kita menginap selama 3 malam, belum lagi kesediaan mereka menjemput di bandara Juanda, mengantarkan kita jalan-jalan menjelajah wisata keren di Surabaya, nyobain kuliner Surabaya, sampai memberi hadiah-hadiah kecil namun berarti untuk kedua kakak-kakakmu. Semoga Allah memberi berkah kebaikan untuk mereka, allahumma aamiin.

Tante Ari dan om Joko, berkah Allah selalu untuk kalian...


Sampai Semarang, kebaikan itu tak henti mendatangi kita, nak. Rejeki demi rejeki yang tak disangka-sangka, yang selalu datang dari segala penjuru yang kita tak pernah kita kira sebelumnya. Kemudahan-kemudahan di setiap langkah, kebaikan Allah dari segi cuaca yang mendukung kita untuk setiap hari beredar si kota semarang, kekuatanmu untuk terus bertahan di rahim mama, kesehatan kakak-kakak dan ayahmu yang prima di tengah keletihan luar biasa, belanja buku-buku yang luar biasa murah namun melelahkan (tapi banyakan meyenangkannya!), sampai-sampai ayah tak sanggup kalau harus dibawa ke Jakarta, trip selanjutnya, karenanya ayah memutuskan mengirim semua buku-buku itu ke Tanjung dengan jasa ekspedisi! Ah tak terhitung dan tak terbilang, nak… kuasa Allah memang keren.

Sampai Jakarta, kebaikan juga tak henti mengiringi. Mulai dari mudah dan menyenangkannya perjalanan dengan kereta api, kakak-kakakmu senang banget, suatu hari nanti kamu juga harus merasakannya, nak! Bertemu dengan teman-teman dan saudara itu juga menyenangkan. Mengetahui mereka mendoakan untuk kita. Mengetahui mereka menunggu dan menjamu kita, berusaha membuat kita betah  dan menyediakan berbagai pertolongan dan fasilitas. Mengetahui mereka rela jauh-jauh datang hanya untuk bertemu dengan kita (salah satunya Om Arif Musafa yang saat itu mau menikah – sekarang sudah menikah – bela-belain datang dan menyampaikan undangan buat kita, nak, juga Om Ahmed yang janji mau kasih perpustakaan kita komik berkardus-kardus, keren bukan?). Mengetahui ada salah satu teman mama dan ayah yang seorang penulis novel yang mau mengantarkan kita berkeliling Jakarta dan menandatangani novelnya. 

Aaah, sekali lagi, skenario Allah itu memang Maha Keren Banget, nak…!

undangan Om Arif ; barakallah... semoga jadi keluarga samara yaa


Booksigning!



Sebentar ya, nak, sepertinya adonan donatnya sudah mengembang melebihi baskomnya. Nanti mama sambung lagi..

***

Oke, donatnya sudah selesai, dan kakak-kakakmu rebutan – seperti biasanya..:) buat kamu, nanti kita bikin bareng-bareng ya sayang…


***

Balik lagi ke cerita awal. Tentang kebaikan-kebaikan, keberuntungan-keberuntungan, berkah-berkah, dan semua rencana Allah yang sungguh kita tak akan pernah bisa sanggup menghitungnya dengan bilangan apapun, nak.

Jadi tanamlah selalu kebaikan-kebaikan kepada siapapun -- Ini bukan lantas mama bilang kebaikan demi kebaikan yang kita terima saat itu berkat kebaikan yang kami tanam jauh sebelumnya ; itu sungguh tak berarti dibanding yang kita terima, nak.


فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ 
“  Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.”


وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ 
“ Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.”

(Al Zalzalah ayat 7-8)



Ya, kepada siapapun, kapanpun, dimanapun. Jangan memilih siapa, untuk apa, seberapa besar ukurannya, penting atau tidak, mendatangkan untung atau tidak. Jangan pernah, nak. Cukup lakukan yang kau bisa, lalu tunggulah. 

Tidak datang cepat, dia datang lambat, namun pasti. Tidak dari orang yang sama, bisa datang dari lain mata angin, yakinlah. Tidak seukuran dengan yang kau tanam, tak mengapa, jangan pernah mencoba bermatematika dengan itu.

Jadi sekarang mama dan kakak mau menikmati donat dulu ya sayang. Ini benar-benar enak. Jangan lihat dari bentuknya yang tidak karuan. Percayalah, ini enak!




2 comments:

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...