Saturday, September 26, 2015

#melawanasap part2




Begitulah. Kami tinggal di negeri rakyatnya begitu cinta damai dengan hati baik. Kejernihan hati yang menerima apapun perlakuan penguasa inilah yang mampu membuat kami bisa tetap menyunggingkan senyum meski di tengah kabut asap. Khusnuzan lah yang membuat kami bisa terus mengajak anak-anak kami bermain di tengah lautan asap berbau konspirasi ini.
Pernah mendengar istidraj? 


Ini suasana kemarin, hari lebaran Idul Adha, di arena penyembelihan kurban. Sekarang semakin tebal kabutnya. Jarak pandang hanya sekitar 50meter. Nafas semakin sesak, mata perih dan bau asap.

Selamat Hari Raya.


No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...