Thursday, July 13, 2017

Mangut Iwak Haruan



Bismillaah…

Assalamu’alaikum ^^

Percaya gak sih, saat ini kedua tangan saya sempat terdiam di atas keyboard, gak tau apa yang mesti diketik, gak tau mesti menyapa manteman gimana, gak tau mesti bilang maaf karena lama gak update blog gimana. Tiap hari saya kangen nulis. Dan tiap kali kangen itu datang saya langsung bingung sendiri, emang mau nulis apaan? Curhat kayak di IG? Ah saya udah punya lapak sendiri untuk ITU :p

Salah satu alasan sih sebenernya karena udah terlalu capek aja kali ya. Yakali dengan sejuta kerjaan yang gak abis-abis dalam waktu sehari 24 jam, me time saya seolah terdesak dengan hal-hal lain  -- yang tampaknya penting itu :p. saya baru me time saat hayati udah warbiyasak lelah dan siap terlena ke alam mimpi. Baru mau nulis di notepad, eh udah ngorok aja ngahaha. Eh gak sih saya gak ngorok.


Perihal lain yang pernah saya bahas ITU di lapak SEBELAH ITU, itu juga salah duanya. Sepertinya sih itu hanya sekedar nyari pembenaran aja sih -_-. Yang benar adalah… ya, hayati beneran lelah. Dan baper oleh rindu. Butuh piknik? Enggak. Butuh kamera baru aja kayaknya *plak! Ah wis rasah dibahas lagih. Saya cuma mau bilang, saya lagi pengen banget ngeblog di sini, sharing resep yang sering saya foto dan share di IG saya di sini. Kangen.

Oke, sekarang fokus ke resep. Jadiii kemarin ada yang mendadak kangen (masakan ibuk) Semarang. Pengen mangut katanyaaa, ish, ternyata bapak-bapak juga suka memendam rindu ya.

Mangut buat saya yang urang Banjar merupakan gangan ketupat Kandangan versi pedas. Iyaa aslinya mangut itu pedas banget. Persis rasanya dengan ketupat Kandangan yang dikasih sambel.
Dan jadiiii biar bocah juga ikutan makan, saya bikin versi gak pedas.

Trus jadii lagiii karena di tanah Kalimantan ini gak ada yang namanya iwak Pe asap atau lele asap, akhirnya saya memilih iwak Haruan atau Gabus yang dipanggang sebentar di teflon.





Mangut Iwak Haruan
(Modifikasi dari resep Ibu Mertua)
.

2 ekor ikan haruan atau gabus, potong2, bersihkan, lumuri dengan garam dan asam jawa, sisihkan

Bumbu halus :
5 siung bawang merah
5 siung bawang putih
4 butir kemiri
1 sdt ketumbar
2 ruas jari kunyit
2 ruas jari kencur
2 buah cabe merah besar
1/2 sdt terasi

Bumbu lain :
2 batang sere, geprek, simpulkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
2 ruas jari lengkuas, geprek
Gula garam kaldu bubuk sesuai selera
1 L santan kekentalan sedang

Di pan anti lengket, panggang ikan Haruan sampai kecokelatan, sisihkan.

Tumis bumbu halus dan bumbu tambahan sampai harum, tambahkan santan, biarkan sampai mendidih.
Kecilkan api, masukkan ikan haruan.
Masak sampai santan meresap (jangan terlalu lama karena ikan bisa hancur)
Beri garam gula kaldu bubuk sesuai selera.
Test rasa, matikan api.
Sajikan dengan nasi hangat, taburan bon cabe atau sambel.
.
Jadiii tunggu apa lagi, mari ngeblog... eh masak! Semoga bermanfaat ya! Doakan saya biar rajin ngeblog lagi! Wassalamu'alaikum ^^

No comments:

Post a Comment

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...