Wednesday, January 24, 2018

Banana Muffin



Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...

Halooohhh... heyhoooo... Sepadaaaaa...

Blog berdebu, bersarang laba-laba, duhhh lama gak ditengokin pula. Kelamaan main di IG, begini nih jadinya heuu maapkan daku ya.
Suka pengen ngeblog sih sebenernya, tapi tidak seperti di IG, kalo ngeblog itu seperti ada tanggungjawab buat bikin tulisan bernas dulu sebagai preambule resep, ah tentu saja itu hanya alasan tak bermutu yes.

Baiklah, kita mulai dari mana dulu *eeaaaa...


Banyaaak banget yang ingin saya ceritakan. Tapi karena ujung-ujungnya curhat dan sekarang mulai berpikir buat apa nulis curhat – kecuali di tempat satunya :p – kalo ujung-ujungnya bakalan nulis resep juga, sungguh tak lucuk bukan? Jadi biarkan saja saya menulis resep di sini tanpa prolog serius dan bernas seperti blognya sahabat saya ini ya. Pokoknya maklumi saja guys. Oke?

Beberapa hari yang lalu seonggok plastik berisi pisang ini mendarat di dapur saya. Seorang sahabat yang tau banget saya dan keluarga penyuka pisang garis keras menghadiahkannya setelah bertanya bolak balik “Itu beneran gapapa, kan pisangnya udah mulai over ripe dan menghitam?” Sontak dijawab “Gapapaaaa...!’


Beberapa pisang yang paling matang saya dahulukan untuk diolah. Sisanya yang masih bagus saya kupasi, masukin wadah tertutup, masuk freezer. Sungguh efektif dan efisien ya. Habisnya saya suka lupa punya pisang banyak yang akhirnya busuk dan sayaaaaaaaang banget kalo dibuang.

Pilihan olahan pertama adalah muffin. Yaps. Muffin adalah cemilan paling irit, baik dari segi bahan maupun cucian piring. Gak pake mikser juga. Gak percaya? Cobalah. Ini resepnya.

Muffin Pisang (Banana Muffin)
Sumber : JTT

- 190 gram tepung terigu serba guna
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1 1/2 sendok teh baking powder double acting dan pastikan fresh (saya 1 sdt)
- 1/2 sendok teh garam halus
- 3 buah pisang yang benar-benar matang
- 150 gram gula pasir
- 1 butir telur ayam
- 75 gram mentega/margarine, cairkan
- 1/2 sendok teh kayu manis bubuk - saya ganti vanilla

Siapkan oven, set di suhu 190'C, lapisi loyang muffin dengan cupcase. Sisihkan.

Haluskan pisang dengan garpu

Siapkan mangkuk, ayak tepung terigu, baking soda, baking powder, dan garam. Sisihkan.

Cairkan mentega, biarkan agak mendingin.

Dalam mangkuk terpisah, kocok lepas telur dengan menggunakan garpu atau kawat pengocok telur. Kocok sebentar saja. Masukkan gula pasir, pisang halus, vanilla dan mentega cair, kocok hingga tercampur rata.

Masukkan tepung terigu ke dalam larutan pisang & telur, aduk pelan hanya agar tercampur, jangan terlalu lama ya, cukup Cinta saja yang lama menunggu.

Masukkan muffin ke dalam cetakan atau kertas cup, tinggi adonan 3/4 cetakan saja.

Panggang sampai matang. Sajikan segera.

Semoga bermangpaat ya manteman. Wassalamu'alaikum...


2 comments:

  1. Hai Mba Puji...
    Salam kenal.
    Olahan pisang emang nggak ada matinya. Semuanya enak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo mbaak... iyaa aroma dan rasanya gak ada duanya yaa hehe maasyaaAllah

      Delete

Terimakasih yaa sudah mampir dan berkomentar ^^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...